Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di dunia hiburan, aktris populer Malaysia, Zara Zya, akhirnya berani membuka suara mengenai pengalaman pahit dan sisi gelap yang dialaminya di awal karier. Dalam sebuah wawancara terbaru, pemeran utama drama Love You Mr. Arrogant ini mengungkapkan bahwa ia pernah menjadi korban gangguan seksual hingga hampir "dijual" oleh rekan sesama artis.
Zara menceritakan bahwa perjalanan kariernya tidaklah mudah. Di masa awal, ia sering kali ditolak saat mengikuti audisi hanya karena ia membawa ibunya sebagai pendamping. Menurutnya, beberapa pihak produksi merasa keberatan dengan kehadiran sang ibu karena hal itu menghalangi niat buruk mereka. Zara menjelaskan bahwa jika ia sendirian, oknum-oknum tersebut lebih mudah untuk mengajaknya ke tempat-tempat yang tidak semestinya, seperti tempat karaoke atau kamar hotel, dengan dalih urusan pekerjaan.
Salah satu kejadian traumatis yang diingatnya adalah ketika seorang produser terkenal memintanya datang ke sebuah tempat karaoke untuk membahas naskah. Namun, situasi berubah mencekam saat mereka hanya berdua di dalam ruangan. Produser tersebut secara mengejutkan menyuruh Zara untuk membuka baju. Beruntung, Zara tetap tenang dan berhasil melarikan diri dengan alasan ingin mengambil barang yang tertinggal di luar, lalu segera memblokir kontak produser tersebut.
Tak hanya dari pihak produksi, pengkhianatan juga datang dari lingkaran rekan artis yang ia percayai. Zara mengungkapkan pernah diajak oleh seorang teman artis ke sebuah hotel dengan alasan ada acara makan-man. Namun, sesampainya di sana, ia justru mendapati ruangan yang dipenuhi oleh pria-pria VIP yang menunggu untuk "dilayani". Zara merasa sangat kecewa dan takut karena orang yang ia anggap teman justru mencoba menjebaknya ke dalam situasi prostitusi terselubung.
“Itu karaoke, ini kawan-kawan artis yang aku kenal, ajak aku ke hotel, aku pergi lah, rupanya kat situ ada lelaki-lelaki. VIP lah. Aku nak cakap terkejut tau, aku ingatkan ada buat makan-makan ke, rupanya tak, memang ada orang yang menunggu untuk masuk ke bilik, aku tak nak, dia tak nak hantar aku keluar.
“Lama juga masa untuk aku tarik tali, orang ajak, aku cakap tak nak, tapi situasi tu menakutkan tau buatkan aku rasa macam eh, kenapa buat aku macam ni ek? Aku dah percaya dia, tapi kenapa ajak aku buat benda-benda macam ni.” katanya dikutip dari Lobakmerah.
Meskipun saat itu ia sangat membutuhkan uang untuk membangun karier, Zara menegaskan bahwa ia tidak sudi mendapatkan kesuksesan dengan cara yang kotor. Ia memilih untuk tetap teguh pada prinsipnya dan keluar dari situasi berbahaya tersebut meskipun harus melalui perdebatan yang alot.
Kini, setelah namanya besar dan dikenal luas, Zara merasa lebih dihormati oleh orang-orang di industri hiburan dibandingkan saat ia masih menjadi pendatang baru. Pengalaman pahit ini ia bagikan sebagai pengingat akan tantangan berat dan bahaya yang mungkin dihadapi oleh para wanita yang baru ingin meniti karier di dunia seni peran.


0 Komentar